VISI MISI

A. Visi dan Misi
Dalam rangka meningkatkan dan / atau mempertahankan kinerja pembangunan menghadapi perkembangan perubahan lingkungan strategis yang sangat dinamis serta faktor-faktor berpengaruh yang berubah dengan cepat dan sering tidak terduga, maka diwujudkan visi dan misi berbasis pada analisis lingkungan strategis dan isu-isu strategis. Diharapkan visi Desa Teluk Awur dapat digunakan sebagai pemicu bagi seluruh komponen masyarakat (stakeholders) Desa Teluk Awur untuk terus bekerja keras membangun desa dalam rangka untuk mencapai visi yang dicita-citakan.

A.1. Visi
Berbekal pada potensi dan kondisi strategis yang dimiliki, maka Desa Teluk Awur menetapkan visi lima tahun kedepan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Teluk Awur sebagai berikut:

“Terwujudnya Tata Kelola Pemerintah Desa yang Baik dan Jujur guna Membangun Desa Teluk Awur Menuju Desa yang Maju, Mandiri dan Lestari”
*) disesuaikan dengan RPJMDes masing-masing desa
Secara komprehensif perwujudan visi tersebut menggambarkan harapan yang dicita-citakan kedepan oleh segenap komponen masyarakat Desa Teluk Awur yaitu menjadikan Desa Teluk Awur yang religius, aman, maju, demokratis dan sejahtera yang kelimanya tidak dapat dipisahkan serta merupakan rangkaian proses bersama yang bertumpu pada potensi budaya lokal, melalui peningkatan kualitas sumber daya dan pemerintahan yang bersih.
Selanjutnya, dalam rangka untuk mendapatkan kesamaan persepsi tentang makna filosofisi visi di atas maka perlu dirumuskan pengertian dari beberapa kata kunci berikut ini, yaitu:
Religius, kondisi dan sikap masyarakat yang menjunjung tinggi nilai agama, moral dan etika yang didukung oleh imtaq dan iptek.
Aman, merupakan suasana yang kondusif dalam kehidupan masyarakat, sehingga merasa nyaman untuk berusaha dan melakukan aktivitas.
Maju, suatu desa yang didukung dengan tersedianya kebutuhan sarana prasarana dan utilitas yang memadai disemua wilayah, sehingga perkembangan wilayah satu dengan lainnya tidak akan tertinggal.
Demokratis, masyarakat dapat berekspresi menggunakan haknya, saling menghargai dan punya tanggung jawab terhadap desanya.
Sejahtera, masyarakat dapat merasakan pelayanan dasar yang layak sesuai dengan kebutuhannya.
Potensi budaya lokal, masyarakat memiliki landasan yang kokoh dan berorientasi pada kearifan lokal dalam pembangunan dan memiliki kebanggaan terhadap desanya.
Kualitas sumberdaya, kondisi sumber daya yang baik (sumberdaya manusia, sumberdaya alam mapun sumber daya buatan) merupakan tuntutan dasar dalam mendukung pembangunan desa.
Pemerintahan yang bersih, ditunjukkan dengan penyelenggaraan yang transparan, partisipatif dan akuntabel serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Berdasar hal diatas visi tersebut mengandung filosofi bahwa Desa Teluk Awur merupakan desa dengan masyarakat yang maju serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan supremasi hukum, didukung suasana warga masyarakat yang dapat berekspresi menggunakan haknya, saling menghargai dan punya tanggung jawab sosial, serta dapat memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani.
A.2. Misi
Selanjutnya visi tersebut dijabarkan dalam misi yang pada hakekatnya di arahkan untuk mendukung terwujudnya visi lima tahun kedepan, dengan tujuan agar tercipta kesinambungan arah pembangunan yang diinginkan. Misi yang dirumuskan Desa Teluk Awur untuk mengemban pencapaian visi selama lima tahun yang akan datang adalah sebagai berikut :
1. PEMBANGUNAN FISIK
a. Melaksanakan Pembangunan desa dengan berpedoman pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang diputuskan melalui musyawarah mufakat darimasyarakat Desa Teluk Awur serta dalam pelaksanaannya tidak dilakukan oleh Petinggi sendiri tetapi oleh TPKD (Tim Pelaksana Kerja Desa) yang terpilih oleh masyarakat secara musyawarah mufakat.
b. Meningkatkan pelaksanaan pembangunan fisik dan infrastruktur desa baik yang dibiayai dari Alokasi Dana Desa(ADD), maupun sumber pendanaan lainnya, secara Transparan.
c. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui program PNPM Mandiri Perkotaan yang dilaksanakan dengan efektif dan efisien dengan mengedepankan aspirasi serta msyawarah mufakat dari masyarakat.
d. Mengelola aset desa berupa Bondo Deso dan Tanah Desa untuk dapat dimanfaatkan masyarakan secara adil.
e. Mengembangkan potensi Ekowisata bahari secara Lestari berbasis masyarakat (yang mana masyarakat ikut mengelola).

2. PEMBANGUNAN NON FISIK
2.1 Kehidupan Beragama
a. Peningkata aktifitas kehidupan beragama, baik mengoptimalkan Jama’ah, Pengajian ataupun majlis Ta’lim dalam Masyarakat.
b. Meningkatkan kerukunan serta Toleransi dalam beragama, sehingga kehidupan yang nyaman dapat terwujud.
c. Menjaga serta melestarikan aktifitas beragama, nilai-nilai tradisi serta kebiasaan sebagai kearifan local yang telah disepakati oleh masyarakat Desa Teluk Awur.
2.2 Birokrasi Pemerintah Desa
a. Menata birokrasi Pemerintah Desa sesuai tugas Pokok dan Fungsi aparatur Pemerintah desa dengan prinsip saling asah asih dan asuh guna meningkatkan pelayanan masyarakat.
b. Meningkatkan sinkronisasi dan Harmonisasi, kerjasama yang baik dengan BPD serta lembaga Desa yang lain selaku Mitra kerja Petinggi sehingga Pemerintah Desa dapat berjalan Baik.
c. Memberikan Pelayanan masyarakat lebih prima serta merangkul semua warga masyarakaat.

2.3 Sosial Kemasyarakatan
a. Peningkatan Peran serta tugas Pemuda dalam social Kemasyarakatan sehingga dapat membentengi diri dari kemaksiatan (Miras, Narkoba, dan Obat-obat terlarang).
b. Pemberdayaan Pemuda dalam Olahraga dan seni sehingga diharapkan Prestasi dari Pemuda-Pemudi dapat Mengharumkan nama Desa Teluk Awur.
c. Mengedepankan Musyawarah Mufakat antar Anggota Masyarakat.
d. Bekerjasama dengan Tokoh Masyarakat, Pemuda serta Tokoh Agama Dalam membina serta berkehidupan masyarakat yang lebih baik, yang tidak bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai jati diri bangsa.

B. Strategi dan Arah Kebijakan Desa
B.1. Strategi Pembangunan Desa
Dalam rangka pencapaian visi dan misi jangka menengah Desa Teluk Awur, maka perlu dirumuskan strategi yang dapat mendukung kebijakan dan sasaran pembangunan yang akan dicapai. Memperhatikan pada misi Desa Teluk Awur yang ada, maka strategi pembangunan Desa Teluk Awur adalah sebagai berikut :
1. Strategi penguatan masyarakat dan pengembangan sumber daya manusia.
2. Strategi pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada ekonomi lokal & kelestarian lingkungan.
3. Strategi optimalisasi aparatur.
Dengan strategi pembangunan desa tersebut, diharapkan akan tercipta keterpaduan antara membangun manusia, kesejahteraan dan lingkungan dapat berlangsung secara sinergis dan kokoh. Konsep ini juga mampu menggambarkan hubungan sinergis diantara pemangku kepentingan pembangunan, sehingga merupakan pondasi yang kokoh bagi program pembangunan Desa Teluk Awur ditengah terpaan perubahan yang akan terjadi lima tahun kedepan.
1 . Strategi Penguatan Masyarakat dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
Strategi ini digunakan untuk mendukung dan memantapkan kehidupan beragama melalui pengembangan kegiatan keagamaan dan peningkatan kerukunan umat beragama, mendorong kemampuan masyarakat dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat yang heterogen serta dimaksudkan agar terdapat ruang yang cukup bagi tumbuh dan berkembangnya dinamika pembangunan dari dan oleh berbagai elemen masyarakat dalam kerangka hukum, budaya dan agama.
Disamping itu strategi ini juga untuk meningkatkan kualitas dan pemberdayaan sumber daya manusia sesuai peran dan fungsinya dalam kelompok masyarakat dan lembaga pemerintah melalui perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan kesehatan terutama bagi masyarakat miskin serta kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraannya.
2 . Strategi Pertumbuhan Ekonomi yang pada Ekonomi Lokal & Kelestarian Lingkungan
Strategi ini digunakan untuk memfasilitasi dan mendorong masyarakat dan dunia usaha dalam setiap usaha dengan harapan dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi secara luas, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perwujudan perekonomian desa yang kuat dan berkeadilan, dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja dan kesempatan berusaha pada bidang-bidang yang menjadi unggulan desa.
Disamping itu strategi ini juga dimaksudkan untuk tetap menjaga & melestarikan lingkungan, sehingga pada akhirnya pertumbuhan ekonomi akan senantiasa mampu dilaksanakan secara berkelanjutan.
5 Strategi Optimalisasi Aparatur
Strategi ini menonjolkan peran SDM Aparatur Pemerintah Desa pada percepatan pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan pada setiap fungsi sesuai kewenangan desa dalam upaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan untuk antisipasi terhadap perkembangan lingkungan global, serta untuk mewujudkan good governance.
B.2. Faktor – Faktor Kunci dan Asumsi Keberhasilan
Dalam rangka menunjang perwujudan visi dan misi serta melaksanakan strategi pembangunan Desa Teluk Awur, maka diperlukan faktor faktor kunci dan asumsi keberhasilan pembangunan. Faktor-faktor kunci dan asumsi keberhasilan pembangunan desa tersebut adalah:
1. Adanya situasi dan kondisi desa yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan.
2. Adanya konsistensi kebijakan Pemerintah yang berpihak pada masyarakat, khusunya kelompok yang kurang beruntung.
3. Semakin baiknya kondisi pertumbuhan ekonomi desa.
4. Adanya pemanfaatan dan pemeliharaan kondisi sumber daya alam secara bertanggung jawab.
5. Semakin jelasnya pembagian kewenangan penggalian sumber-sumber pendapatan desa dan komitmen pada pembangunan perekonomian desa.
6. Terbangunnya jejaring pengembangan dan ekspansi produk lokal pada pasar daerah, regonal maupun global.
7. Konsistensi komitmen dalam prioritas peningkatan pembangunan pendidikan, kesehatan, fasilitas umum dan kebutuhan pelayanan dasar lainnya.
8. Meningkatnya responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas aparatur penyelenggara pemerintahan.
9. Adanya perangkat hukum dan upaya hukum yang tegas dibidang tata ruang dan lingkungan hidup.

B.3. Arah Kebijakan Desa
B.3.1. Arah Kebijakan Keuangan Desa
Secara umum kebijakan keuangan Desa Teluk Awur diarahkan pada peningkatkan kapasitas dan kemandirian kemampuan keuangan desa disertai dengan efisiensi anggaran yang ditujukan bagi pembiayaan pembangunan. Untuk meningkatkan sumber penerimaan desa, diperlukan langkah-langkah dan arah kebijakan keuangan desa berikut:
1. Mengoptimalisasikan sumber-sumber pendapatan desa, khususnya sumber-sumber Pendapatan Asli Desa, melalui optimalisasi pendataan dan penerimaan hasil lelang kekayaan desa (Tanah Bondo Deso).
2. Meningkatkan penyuluhan pada masyarakat untuk kesadaran membayar pajak dan retribusi daerah.
3. Menyediakan sarana dan prasarana bagi pemungut penerimaan desa yang bersifat mobilitas maupun pemberian operasional bagi penerimaan pendapatan.
4. Meningkatkan kualitas pelayanan publik pada bidang-bidang yang berhubungan dengan penerimaan desa, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola keuangan desa.
5. Penataan performance budget melalui penataan sistem penyusunan dan pengelolaan anggaran desa yang berorientasi pada pencapaian hasil atau kinerja secara efisiensi, efektif dan berkesinambungan. Sehingga memberikan hasil yang baik dan biaya rendah.
Selain melalui optimalisasi penerimaan pendapatan, maka untuk meningkatkan penerimaan desa dapat dilakukan dengan meningkatkan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bagi Hasil Pajak & Retribusi Daerah serta berbagai bentuk bantuan keuangan baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Jepara, melalui :
1. Melakukan upaya koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk lebih mengoptimalkan pendapatan desa yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi Jawa Tengah maupun APBD Kabupaten Jepara guna peningkatan pembangunan sarana prasarana perekonomian dan pelayanan publik desa.
2. Melakukan intensifikasi penerimaan PBB untuk mendukung pendapatan desa yang bersumber dari ADD dan Bagi Hasil Pajak & Retribusi.

B.3.2. Kebijakan Umum Desa
Kebijakan umum Pembangunan Jangka Menengah Desa Teluk Awur akan menentukan agenda, tujuan dan sasaran program pembangunan desa lima tahun kedepan. Sesuai dengan strategi dan dengan tetap mengacu kepada visi Desa Teluk Awur, maka dirumuskan kebijakan pembangunan sebagai dasar penetapan pokok-pokok pikiran. Hal itu sebagai suatu upaya untuk melanjutkan dan mempertajam penyelesaian masalah-masalah mendesak, sekaligus sebagai upaya pencapaian pembangunan yang diharapkan. Sehingga dalam pelaksanaan pembangunan desa terdapat kesatuan arah yang jelas terhadap pemecahan masalah yang dihadapi oleh desa sesuai dinamika masyarakat yang berkembang.
Kebijakan pembangunan desa juga mengandung arti sebagai operasionalisasi dari visi dan misi desa untuk jangka waktu tertentu. Oleh karenanya kebijakan pembangunan Desa Teluk Awur pada RPJMDes, tetap merujuk pada RPJMD Kabupaten Jepara Tahun 2013-2018.
Sasaran dari kebijakan umum Desa Teluk Awur tersebut meliputi:
1. Peningkatan sektor pendidikan termasuk pemberantasan buta aksara.
2. Peningkatan sektor kesehatan masyarakat, terutama untuk kelompok masyarakat miskin.
3. Peningkatan kuantitas dan kualitas prasarana dan sarana (infrastruktur) untuk pertumbuhan perekonomian desa dan peningkatan pelayanan publik.
4. Peningkatan pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) & PNPM.
5. Peningkatan sektor pertanian dengan menciptakan agrobisnis dan agroindustri.
6. Peningkatan kententraman & ketertiban wilayah untuk menjaga dan memelihara suasana kondusif.
7. Pemeliharaan konservasi lahan melalui penghijauan pada lahan kritis untuk mengurangi resiko bencana alam (banjir).
8. Peningkatan efisiensi anggaran dalam penggunaan dan pengelolaan keuangan desa.
9. Peningkatan kualitas pelayanan publik disertai dengan peningkatan kesejahteraan Perangkat Desa.

C. Prioritas Desa
Desa Teluk Awur Kecamatan Tahunan memiliki prioritas pembangunan pada beberapa aspek, yaitu :
1. Peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
2. Peningkatan pembangunan insfrastruktur desa.
3. Peningkatan pembangunan ekonomi desa yang berbasis pada ekonomi lokal yang mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing tinggi di pasar.
4. Optimalisasi upaya penggalian ( intensifikasi dan ekstensifikasi ) sumber-sumber pendapatan bagi pembiayaan pembangunan desa.
5. Peningkatan pengembangan SDM masyarakat & aparat Pemerintahan Desa dalam rangka mendukung penciptaan tata pemerintahan yang baik (good governance).
6. Peningkatan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
7. Peningkatan pelestarian lingkungan hidup.
8. Peningkatan kualitas masyarakat yang semakin baik terkait dengan aspek pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, keimanan dan ketaqwaaan serta pengembangan situasi dan kondisi demokratis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan kemasyarakatan.